Archive | musik RSS feed for this section

Main Piano


Perkembangan pelajaran piano Luna:

- Buku David Carr Glover Piano Student, Primer Level (oleh David Carr Glover dan Louise Garrow) … tinggal dua lagu.

- Buku David Carr Glover Piano Repertoire, Primer Level (oleh David Carr Glover dan Louise Garrow) … sampai halaman 14 (dari 24).

- Buku A Dozen A Day (Edna-Mae Burnam) … sampai halaman 25 (dari 29).

Konser Piano Kedua

Luna

Luna terlihat ceria karena Mbahmbuh datang dari Indonesia untuk wisudaku, yang akhirnya diadakan secara amat sederhana tanpa mengundang orang tua. Foto di atas diambil pada hari Jumat, 11 Maret 2011, pagi hari sebelum gempa terjadi.

Luna membuat scrapbook

Setelah itu Luna berteman dengan demam dan batuk selama berhari-hari. Hari ini agak mendingan, alhamdulillah. Si Demam sudah hengkang meski si Batuk masih betah. Luna mulai bergairah untuk mengerjakan berbagai aktivitas.

Luna mengerjakan PR not balok

PR not balok dari Noriko-sensei 3 minggu yang lalu baru dikerjakan hari ini.

PR not balok tangan kiri

La, si, sol (so dalam bahasa Jepang), fa, do, la, si, sol.

Konser Piano Yamaha

Konser piano Yamaha yang pertama buat Luna. Tema grup ini “Samba de Animal”.

Foto bersama dengan Inoue-sensei.

Waktu konser. Pertama, memainkan lagu Mary Had A Little Lamb dengan elekton. Kedua, menyanyikan lagu “Mori no Kuma-san” (The Other Day I Met A Bear), disambung dengan menyanyikan do re mi-nya.

Aru hi mori no naka

Kuma-san ni deatta

Hana saku mori no michi

Kuma-san ni deatta

Sol fa sol mi, mi re mi do

Mi re dore, sol la sol mi

Sol la si do sol mi do la

La si la sol fa mi re do

Luna. Syal “domba”-nya lepas.

Inoue-sensei sempat mengikatkan syal Luna.

Lepas lagi. Oh tidak (* ̄▽ ̄*)~゚

Seusai “Samba de Animal”.

Terakhir, semua anak maju menyanyikan Arigatou (Ikimono Gakari). Di mana-mana Luna selalu berusaha keras mematuhi pesan: kalau disuruh menggandeng betul-betul dilakukan!

Ternyata grup ini yang paling heboh.

Menjiwai.

Yang lain diam di tempat, grup ini bergerak ke sana kemari.

Selesai sudah. Alhamdulillah! (df)

Kodomo No Shiro

Setelah puas bermain-main di wahana Waku Waku Land di dalam Kodomo No Shiro (Istana Anak-anak)…

Luna menikmati pertunjukan musik.

Tepatnya, anak-anak mengiringi pertunjukan musik dengan alat musik pilihan masing-masing.

Acaranya amat interaktif. Anak-anak sering diminta menjawab pertanyaan, seperti “Tahu lagu ini?” “Apa warna kesukaanmu?” Lalu lirik lagunya disesuaikan dengan warna kesukaan masing-masing anak, sungguh!

Lihat anak yang berkursi roda di atas? Ia salah satu penyandang tunagrahita yang sering sekali ditemui di tempat-tempat publik di Jepang. Berbeda bukan hal yang memalukan. Mereka justru didorong untuk berkunjung ke berbagai fasilitas publik.

Usai pertunjukan musik, anak-anak diminta mengembalikan alat musik ke tempatnya masing-masing. Mulailah acara bermain dengan lagu dan gerak badan.

Selesailah acara jalan-jalan hari ini di Shibuya! (df)

“Wisuda” Kelas Music Wonderland

ルナちゃん

おんがくなかよしコースがんばりましたね。

いつもげんきいっぱい、かわいいルナちゃんとレッスンができて、とてもたのしかったです。いよいよようじかさん!すてきなきょくがたくさんひけるようになるといいですね!

がんばりましょうね!

(いのうえせんせい)

Tebakan buat Mamah

Pagi tadi Luna bilang, “Coba Mamah bisa nggak ini?”

Hehehe, rupanya Luna memintaku bertepuk tangan sesuai ritme yang ia ciptakan. Setelah aku dianggap bisa, Luna membubuhkan tanda mlungker-mlungker, seperti Noriko-sensei biasanya.

Seperti inilah bentuk PR yang “asli” dari Noriko-sensei. :D (df)

Padhang Wulan

Gundul Gundul Pacul

Jujur

Salah satu tugas pada les piano di tempat Noriko-sensei adalah menciptakan lirik sendiri. Gampang-gampang susah karena harus mengepaskan dengan irama yang sudah tersedia. Jadi ya… tata bahasanya amburadul dikit gpp lah. :D

Saat menuju ke rumah Noriko-sensei, di dalam kereta aku teringat bahwa PR membuat lirik untuk lagu Terebi (televisi) karya David Carr Glover dan Louise Garrow belum dikerjakan.

Setelah memancing ide dari Luna sendiri, sret… sret…, jadi, deh. Harus cepat-cepat karena sebentar lagi keretanya sudah sampai di stasiun.

Lalu Luna menunjuk ke halaman sebelumnya.

Kyouryuu ga kita yo (Dinosaurusnya datang)
Kuruma mo kita yo (Mobilnya juga datang)

Begitu lirik untuk lagu School Bus. Sambil menunjuk, Luna berkata, “Yang atas yang bikin Papah. Yang di bawah Noriko-sensei.”

Glodhak pertama. :D

Lalu aku menunjuk pada PR yang baru saja selesai dibuat, lagu Terebi itu.

Handy Manny daisuki (Aku suka sekali Handy Manny)
Doyoubi Nichiyoubi miru (Kulihat pada hari Sabtu-Minggu)

“Kalau yang ini?” tanyaku.

“Yang atas Luna yang bikin, yang bawah Mamah yang bikin.”

Hahaha…, glodhak lagi. Rupanya pancingan tidak selalu berhasil. (df)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 33 other followers

%d bloggers like this: