Mainan ini adalah bonus pembelian Ensiklopedi Bocah Muslim. Nama resminya nggak jelas, tapi di sampulnya tertera intelligence training solid block, buatan China. Kualitas barangnya sendiri kurang bagus, tapi permainan ini cukup menantang. Di Youtube ada video promosinya. (iki yo mung kupipes saka kene ) (df)
Program Mathematics Enhancement Programme (MEP) yang instruksinya mendetail amat membantu penambahan kosakata bahasa Inggris Luna (4 th). Secara umum Luna tidak mengalami kesulitan memahami instruksinya, tapi dari Lesson Plan 1 sampai 8 yang sudah kami lewati, beberapa kalimat ini masih perlu diulang (penekanan olehku):
- Who is standing beside Ben?
- Beside who is Buster the dog sitting?
- How many fingers is Ben holding up each time?
- Who is the second in height?
- Who is carrying a rucksack?
- Let’s look at the picture. What is missing from the flowers? The stalks. (Karena tidak tahu “stalk”, Luna menjawab dalam bahasa Indonesia, “Batang.”)
- How many animals are there altogether around the pond?
- There were five frogs beside the pond. How many have hopped into the water?
- Which animal is there most of?
- Which animel is there fewest of?
- Which animal are there more of: rabbits or squirrels?
- How many more?
- Which animal are there less of: hedgehogs or rabbits?
- How many less?
Setelah ada yang menyinggung-nyinggung lagi tentang Mathematics Enhancement Programme (MEP) di milis Secular HS beberapa waktu yang lalu, kali ini aku benar-benar memutuskan untuk mencobanya.
MEP adalah kurikulum matematika yang dikembangkan oleh Centre for Innovation in Mathematics Teaching untuk tingkat SD sampai SMP. Sebelum masuk ke Year 1 (SD kelas 1) ada fase Reception. Inilah yang sekarang kujadikan aktivitas baru kami.
Di tanganku ada map yang berisi cetakan lembar-lembar Lesson Plans, sedangkan Luna memegang map yang berisi Copymasters. Untuk kelas ada poster (lihat Poster Collection), tapi kutiadakan karena kami hanya berdua.
MEP mudah dicerna karena ceritanya bersambung, tentang keluarga yang terdiri atas Dad, Mum, Ann, Ben, dan si anjing Buster.
Hari ini kami sampai pada Lesson Plan 8 Activity 2 (btw hari ini sudah sesi kedua). Aku belum melihat bahan Year 1 dan seterusnya, tapi aku nggak akan buru-buru. Luna masih 4 tahun.
Saran untuk rekan-rekan yang ingin menerapkan MEP:
- Bergabunglah dengan milis MEP.
- Bacalah tulisan berikut: MEP 101 (oleh Jeanne) dan MEP Notes and Errata (oleh Suzuki Mom).
Tepatnya, dengan iPhone dan tangan, hehehe… Karena Luna cuma melihat angka dan notasinya di iPhone, misalnya 5 + 4 = , lalu menggunakan jari-jarinya untuk menghitung secara manual. (df)
Tahu soroban, ‘kan? Dari gambarnya udah jelas, kok. Swipoa, sipoa, sempoa, dekak-dekak, abakus, abacus… you name it. Soroban ini hadiah dari Uni Dayang. Beberapa anak Uni Dayang diikutkan les soroban di dekat rumah dan sempat menunjukkan kebolehan menghitung dengan soroban di depan kami. Tentu saja Luna langsung ketularan, hehehe….
Aku nggak tahu sama sekali tentang konsep soroban ini, cuma mengingat beberapa angka dari Irfan (anak kedua Uni Dayang) plus melihat entri そろばん (soroban) di Wikipedia. Jadi sedikit hal itu yang kuajarkan kepada Luna.
Baru sekarang mencari tahu referensi belajar sempoa lewat Google, misalnya ini:
Di Youtube juga ada beberapa video tentang belajar sempoa (cari saja dengan kata kunci “abacus”). Eh, ada video yang diunggah oleh keluarga homeschool, loh! (df)
Luna berhitung bersama chan, memakai kalender The Little Prince. Luna sudah mengerti angka sampai 20 sekian, terutama dalam bahasa Inggris. Berhitung bahasa Indonesianya rada payah (baca: aku kurang telaten mengajari), hihihi… (df)
Recent Comments