Barusan baca tulisan Mbak Ria Heraldi di situs sekolahrumah tentang belajar matematika balita. Di situ beliau menulis tentang 3 macam gaya belajar matematika untuk balita, yaitu gaya belajar visual (lihat-baca), auditory (dengar-bicara), dan kinetik/fisik (aksi).
Belajar Matematika Balita (Ria Heraldi):
http://www.sekolahrumah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=694&Itemid=222
Seperti biasa, tulisan-tulisan semacam itu mendorongku untuk mengevaluasi apa yang kulakukan selama ini dengan Luna. Aku suka membaca-baca berbagai tulisan untuk menjaga semangat dan komitmen, selain berharap mendapat inspirasi. Karena menjaga semangat dan komitmen adalah yang paling susah dalam interaksi dengan anak.
1) Gaya belajar visual (lihat-baca)
- Safari angka: mengenali angka di mana saja.
Luna: oke, sampai sekarang tanpa diminta masih suka melakukannya. Waktu masih berumur 1 tahun, angka yang pertama kali diingatnya adalah 2. “Two!” begitu teriaknya, yang membuatku terkaget-kaget. Rupanya apa yang tertulis di buku dan kubacakan terserap oleh Luna.
- Menghubungkan titik-titik.
Luna: oke.
- Memencet nomor telepon.
Luna: belum pernah, tetapi kalau memencet sandi PIN di ATM sudah sering.
Ssst, padahal seharusnya jangan sampai kedengaran, ya….
Tapi aku selalu pakai bahasa Indonesia atau berbisik kok, ketika melakukan hal berbahaya ini. 
- Menimbang dan membaca penimbang.
Luna: jarang banget, cuma sekali atau dua kali membaca berat badannya sendiri di alat penimbang. Kalau bikin kue, Luna cuma membantu menuang-nuangkan bahan yang akan ditimbang.
- Bermain pola.
Luna: cuma lewat buku. Maksudnya menghimpun benda sesuai kelompoknya gitu, ya? Boleh juga dicoba.
2) Gaya belajar auditory (dengar-bicara)
- Mendengarkan lagu yang memakai angka.
Luna: lumayan. Lagu kesukaannya adalah Five Little Monkeys. Tadi pagi pas bangun tidur juga nyanyi-nyanyi lagu itu. Aku harus lebih banyak memperkenalkan lagu Indonesia nih.
- Memasak (orang tua memberi petunjuk, anak melaksanakannya dengan alat penimbang dan alat lain).
Luna: belum pernah.
3) Gaya belajar kinetik/fisik (aksi)
- Bermain dadu.
Luna: belum pernah.
- Menghitung dan menyortir.
Luna: rasanya sih belum pernah. Kalau menyortir bajunya sendiri yang sudah kering sih lumayan sering. Itu ketika membantu chan melipat baju.
- Berhitung ketika makan kue.
Luna: belum pernah.
- Membuat dan mengamati alat transportasi.
Luna: kalau seperti contoh yang disebutkan di situ, belum pernah. Kalau bentuk lain sih rasanya sudah.
Like this:
Like Loading...
Recent Comments