
Mumpung hari ini cuaca cerah dan kebetulan sudah lama Luna nggak naik sepedanya sendiri, aku memutuskan untuk mengajak Luna berjalan-jalan ke Taman Fuchu no Mori. Yang punya ide ke sana Ririd dan Mbak Rina. Kami ngikut aja.
Taman Fuchu no Mori ini keren juga, loh. Musim semi dan musim gugur sama kerennya.

Di dalam museum kami belajar membuat gasing (bhs Jepang: koma) dari origami. Ada dua jenis gasing yang ditunjukkan oleh Furukawa-sensei. Yang pertama menggunakan sehelai kertas dan separuh tusuk gigi, yang kedua menggunakan tiga helai kertas.
Berhubung waktu terbatas, Furukawa-sensei hanya mengajari kami cara membuat gasing yang pertama.

Ini hasilnya, yang kanan. Setelah itu diberi tusuk gigi (separuh saja) dan dilem. Bagian kertas yang lancip adalah bagian bawah. Tusuk gigi untuk pegangan ketika memutar.

Nah, yang kiri itu cara membuatnya seperti di situs ini, pakai tiga helai kertas origami.
Setelah itu kami melihat-lihat pameran kerajinan oleh ibu-ibu. Ada lukisan dari kain perca, ada kerajinan dari kertas yang digulung (quilling, lihat deh di Youtube), ada boneka-boneka Jepang dari washi (kertas Jepang), ada kerajinan dari tali, pokoknya macam-macam dan unik-unik!
Yang paling mengesankan buatku adalah lukisan kain perca. Tanpa cat air, pensil warna, dan sejenisnya, loh. Cuma kain kecil-kecil, dipilih warnanya supaya sesuai dengan gambar yang diinginkan, lalu ditempelkan di kanvas. Ini contohnya.

Usai menikmati pameran hasil kreasi ibu-ibu ini aku dan Luna berpiknik di taman sambil makan siang.

Sebelum pulang Luna ingin bermain perosotan. Kami memang sering ke sini, jadi Luna sudah tahu tempat-tempat mana yang perlu ia tuju, hihihi…. (df)

Like this:
Like Loading...
Recent Comments