Beberapa waktu yang lalu Luna dengan serius menerangkan tentang imajinasinya. Tidak terlupakan sebab imajinasi itu diuraikannya dengan detail.
Ini dua imajinasi Luna yang dituturkannya kepadaku dan chan akhir-akhir ini.
1. Kamera, yang bila digunakan untuk memotret akan otomatis memunculkan nama-nama orang yang dipotret di bawah sosok orang tersebut. Nama kamera itu “Shine”.
“Kalau nama benda-benda di sekitarnya?” tanyaku.
“Itu enggak,” jawab Luna.
“Berarti kamera itu sudah punya database,” kataku lagi.
“Apa itu database?” tanya Luna ingin tahu.
Kemudian hening.
2. Kantor polisi yang akan menangkap penjahat. Kantor polisi itu disamarkan (“Tidak ada tulisan koban,” kata Luna). Kacanya dilapisi kertas hitam. Ada pengumuman kecil, “Orang baik jangan masuk.” Orang jahat yang masuk (dan tidak tahu-menahu mengenai peringatan itu) langsung ditangkap. Jumlah orang jahat jadi berkurang.
—
Makasih, Lun! Dengan imajinasimu, dunia akan lebih indah dan fitur penanda foto (tagging) di Facebook jadi terasa kuno. (df)

October 25, 2011 





Seru ya kalau mendenger imajinasi anak-anak. Kadang-kadang aku nya yang kurang berimajiasi untuk menanggapi ide-ide mereka
Harus diinget2 imajinasi anak2, Git. Besok2 bisa takjub sendiri kalo beneran terwujud, hihihi…