Selasa, 30 Agustus 2011
Penentuan lebaran yang seru bukan hanya di Indonesia, lho. Jepang yang rencana awalnya berlebaran pada Rabu, 31 Agustus justru berubah menjadi Selasa, 30 Agustus sesuai ketetapan Islamic Center-Japan. Kabar tersebut baru beredar pada hari Senin sekitar pukul 22.30.
Malam itu aku langsung mengontak Risma, sesama mahasiswi Nokodai (eh, aku mantan ding, jadi malu (⌒▽⌒)V) untuk bersama-sama ke masjid esok harinya. Sempat terpikir untuk ke Masjid Tokyo Camii di Yoyogi Uehara, tetapi setelah membaca rekomendasi teman, kami memutuskan untuk ke Masjid Al-Tawheed di Hachioji yang belum pernah kami kunjungi sebelumnya.
Perjalanan dari Fuchu ke Hachioji ditempuh selama 18 menit dengan kereta Keio (gak jauh-jauh amat), disambung dengan bus yang berhenti di halte seberang masjid.
Ceramah ied diselenggarakan dalam bahasa Urdu, kalau tidak salah. Maap, kurang tahu pastinya.

Begini suasana pasca-salat ied. Ada yang dari Singapura, Jepang, dan … maap lupa, duuuh! Tebak aja, ya!

Ikut mejeng dong, mumpung udah kenalan
Mereka berlari-larian di dalam masjid waktu acara makan-makan. Eh, tapi sebelumnya Luna malu-malu banget. Risma yang berhasil mengabadikannya melalui video berikut:
Hari ini ditutup dengan jalan-jalan untuk pertama kalinya di sekitar Stasiun Hachioji.
Rabu, 31 Agustus 2011
Saatnya makan-makan di KBRI, yuhuu!
Omong-omong, KBRI Tokyo mengadakan salat ied dua hari, Selasa dan Rabu, untuk mengakomodasi masyarakat Indonesia di Jepang yang tidak tahu hasil sidang Islamic Center-Japan. Open House tetap diadakan pada hari Rabu.
KBRI Tokyo berada di Gotanda. Dari Fuchu musti naik kereta dua kali, Keio plus Yamanote. Omong-omong, KBRI Tokyo terus berbenah dan terlihat makin dekat dengan masyarakat, loh. Selain makin mempercantik situs, KBRI Tokyo juga aktif di jejaring sosial semacam Twitter dan aktif membuat dokumentasi film dan mengunggahnya di Youtube. Video suasana Open House juga ada!

Hidangan utamanya adalah ketupat sayur! Kudapannya antara lain pastel dan bikang ambon. Tentu saja ibu hemat ini berhasil membawa pulang banyak kudapan dengan plastik yang sudah disiapkan dari rumah.

Setiap acara untuk masyarakat Indonesia pasti reuni, deh. Di Stasiun Gotanda ketemu Kato (Hiroaki Kato), lulusan Tokyo University of Foreign Studies (Gaidai) yang suka main musik dan mengajar bahasa Indonesia. Kato (atau Hiro, demikian orang lain memanggilnya) aktif di Twitter. Videonya waktu manggung di Festival Indonesia bisa ditonton di sini.
Ketemu Panji (pemagang) dan teman-temannya. Dulu pernah ketemu di Kafe Merah Putih di Shinokubo, Tokyo. Waktu itu seorang muridku ternganga ketika Panji (yang paling tinggi) masuk ruangan, lalu nyeletuk, “Ganteng sekali!” Padahal muridku laki-laki loh, hihihi…

Tidak lupa berfoto dengan Pak Dubes Muhammad Lutfi. Yang berada di tengah Noriko-san, guru piano Luna yang juga pencinta Indonesia.
Di sana aku janjian sama Pipiet (alias Puspita bagi pendengar Radio Jepang, NHK). Teman Pipiet, Riska Dwi, yang juga penyiar Radio Jepang mengambil kesempatan ini untuk mewawancarai Noriko-san. Wawancaranya disiarkan pada hari Jumat, 2 September untuk Pojok Tamatebako.
Dari kiri: Pipiet, Dina, Luna, Riska.

Tidak lupa pula berfoto dengan Ibu Bianca Adinegoro Lutfi.

Setelah dilihat-lihat, posisi koala Luna sejak awal sampai akhir tidak berubah. Demikian kisah Idul Fitri tahun ini o(^-^o)
Eid Mubarak! (df)

August 31, 2011 







Mbak Dina, kangennn…
Kangen juga, Vit! Mana cerita sehari2 di sana? Tadi kuminta lewat Google+ yah (=^▽^=)
wah..aku ketinggalan cerita Luna
biasanya dapat email kalau ada postingan baru, eh ga dapat-dapat.
Hari ini lagi kangen cerita-cerita Mba Dina, mampir, eh..ada postingan baru
seru nya ada makan-makan ketupat sayur
Haha… ini karena kebiasaanku menulis terlambat, Git! Hihihi…
Kalo gini gak bakal dapet pemberitahuan deh (=^▽^=)
Itu kebijakanku supaya gak lupa dg tanggal kejadian yg sebenarnya sih
udah lama gak mampir…ada tampilan baru rupanyaa…*ini juga andra yg minta main organ&cell..hihihi* btw akhirnya bisa jelasss ngeliat Mr.Chan.. hahaahaa…btw Luna nemploknya pewe sekaleeee…:D
Tampilan baru yak, suit suiiit
Pusying ngutak-atiknya 
Mari kita sambung lewat imel yak (=^▽^=)
Andra, rajinlah belajar sama Tante Nia yg baik hati dan pintar yaaaah (=^▽^=)
waaah…sasuga, Tokyo pasti rame kalo Idul Fitri. Maaf telat ngucapinnya, Mbak. Minal aidin walfaidzin, Mbak. Pengen ke Tokyo lagiii~ pengen ke Kinokuniya :p
Ayo Nilna ke Tokyo lagi! Ke Kinokuniya-nya pas deket2 tahun baru, ada diskon biasanya, hehehe…
Mohon maaf lahir batin, yah!